Digital Insights • Cerita Alumni
Publish date
December 30, 2025
Updated on
December 30, 2025

AI untuk Guru ASN: Belajar Dari Pak Wanudi, Pentingnya Pelatihan AI Gratis bagi Tenaga Pendidikan

Table of Content :

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, kemampuan adaptasi tenaga pendidik menjadi hal yang semakin penting. Guru bukan hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga memahami bagaimana teknologi, terutama AI yang dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa.

Ini dia, cerita Pak Wanudi, seorang Guru ASN di SD Negeri Depok 1, memberikan gambaran nyata bahwa transformasi digital di pendidikan bukan sekadar wacana. Perjalanan beliau menunjukkan bagaimana pelatihan AI gratis dapat membuka kesempatan baru bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa harus menjadi ahli teknologi.

Dari Sekolah Swasta ke Sekolah Negeri: Tantangan yang Berbeda, Semangat yang Sama

Sebelum menjadi guru di sekolah negeri,  Pak Wanudi sudah memiliki pengalaman mengajar di berbagai sekolah swasta. Di lingkungan sebelumnya, kreativitas dan pemanfaatan teknologi adalah bagian penting dari pekerjaan. Dari sana, beliau terbiasa terus belajar agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman.

Namun ketika masuk ke sekolah negeri, situasinya berbeda. Fasilitas digital dan media pembelajaran sangat terbatas. Banyak guru akhirnya mengajar dengan metode yang sama dari tahun ke tahun.

Tapi tidak dengan Pak Wanudi. Beliau tidak melihat keterbatasan sebagai penghalang, melainkan sebagai peluang untuk berkembang.

Belajar AI Secara Mandiri: YouTube, Webinar, dan Rasa Ingin Tahu Tanpa Batas

Sebelum mengikuti program pelatihan yang terstruktur, Pak Wanudi belajar teknologi secara otodidak. Ia memanfaatkan YouTube, webinar, dan forum pendidikan untuk mencari cara mengembangkan metode mengajarnya.

Hasilnya mulai terlihat. Pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik, interaktif, dan dekat dengan dunia siswa. Namun, Pak Wanudi sadar bahwa perkembangan AI begitu cepat dan ia membutuhkan pendekatan belajar yang lebih terarah.

Masuk ke Program GARUDA: Gerbang Baru bagi ASN untuk Mengikuti Pelatihan AI Gratis

Saat mengikuti Program GARUDA, sebuah pelatihan AI gratis yang dirancang khusus untuk ASN dan tenaga pendidik, Pak Wanudi merasa seperti menemukan jalan pintas menuju dunia baru.

Di program ini, materi Training AI disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, dipenuhi contoh nyata, dan diarahkan untuk membantu guru menyelesaikan pekerjaan mereka secara lebih efisien.

Beliau mengakui bahwa program ini memberikan ilmu baru yang benar-benar relevan dengan dunia pendidikan saat ini.

“Siswa-siswa kita sudah akrab dengan AI. Kalau gurunya tidak ikut paham, lama-lama kita tertinggal,” kata Pak Wanudi

Membawa AI ke Ruang Kelas: Dari Sederhana ke Luar Biasa

Selama mengikuti Training AI di GARUDA, Pak Wanudi mempelajari berbagai penggunaan Copilot dan teknologi AI lain untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

Beberapa manfaat yang ia rasakan:

1. Komunikasi Lebih Cepat dengan Orang Tua

Ketika perlu membuat broadcast informasi kegiatan sekolah,   Wanudi cukup memanfaatkan Copilot untuk menyusun pesan dengan bahasa yang jelas, runtut, dan ramah. Ini menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi.

2. Materi Pembelajaran Lebih Kreatif dan Menarik

Copilot membantu beliau menemukan contoh materi yang relevan, aktivitas pembelajaran kreatif, dan ide-ide visual yang lebih mudah dipahami oleh siswa.

Hasilnya? Siswa menjadi lebih antusias dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

3. Penggunaan Papan Tulis Digital yang Terintegrasi dengan AI

  Pak Wanudi juga memadukan papan tulis digital dengan fitur-fitur AI untuk menciptakan pengalaman belajar:

  • Visual yang lebih menarik
  • Penjelasan konsep secara interaktif
  • Latihan soal yang lebih variatif

AI membuat kelas terasa lebih hidup dan lebih mudah dipahami oleh siswa yang terbiasa dengan teknologi sejak kecil.

AI Sebagai Sahabat Guru

Bagi Pak Wanudi, AI bukanlah ancaman atau sesuatu yang menakutkan. Beliau menyebut AI sebagai “sahabat dalam bekerja”, alat bantu yang membuat tugas-tugas administratif lebih ringan, menyediakan referensi pembelajaran lebih cepat, dan membantu guru tetap update dengan perkembangan dunia pendidikan. AI memang tidak sempurna, tetapi manfaatnya nyata ketika digunakan dengan bijak.

“Kita tidak harus jadi ahli teknologi untuk mulai belajar. Yang penting mau mencoba.”

Beliau menekankan bahwa program seperti GARUDA sangat penting karena memang dirancang untuk semua kalangan, termasuk ASN di bidang pendidikan yang mungkin baru pertama kali berkenalan dengan AI.

Belajar AI Itu Kebutuhan, Bukan Pilihan

AI bukan hanya tentang masa depan. AI adalah alat yang bisa membuat guru menjadi pendidik yang lebih baik hari ini. Dengan adanya Pelatihan AI Gratis seperti program GARUDA, guru dan ASN memiliki kesempatan besar untuk:

  • meningkatkan kualitas mengajar,
  • menghemat waktu kerja,
  • dan membangun pengalaman belajar yang relevan dengan generasi sekarang.

Kisah   Wanudi membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Dengan Training AI yang tepat, siapa pun, termasuk ASN dan guru di sekolah negeri dapat menjadi pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

📩 Ingin guru-guru di sekolah atau instansi Anda mengikuti Pelatihan AI Gratis?
Hubungi tim kami atau daftarkan institusi Anda melalui Program GARUDA

Di tengah perkembangan teknologi yang begitu cepat, kemampuan adaptasi tenaga pendidik menjadi hal yang semakin penting. Guru bukan hanya dituntut untuk menguasai materi pelajaran, tetapi juga memahami bagaimana teknologi, terutama AI yang dapat digunakan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan bagi siswa.

Ini dia, cerita Pak Wanudi, seorang Guru ASN di SD Negeri Depok 1, memberikan gambaran nyata bahwa transformasi digital di pendidikan bukan sekadar wacana. Perjalanan beliau menunjukkan bagaimana pelatihan AI gratis dapat membuka kesempatan baru bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran tanpa harus menjadi ahli teknologi.

Dari Sekolah Swasta ke Sekolah Negeri: Tantangan yang Berbeda, Semangat yang Sama

Sebelum menjadi guru di sekolah negeri,  Pak Wanudi sudah memiliki pengalaman mengajar di berbagai sekolah swasta. Di lingkungan sebelumnya, kreativitas dan pemanfaatan teknologi adalah bagian penting dari pekerjaan. Dari sana, beliau terbiasa terus belajar agar tidak tertinggal oleh kemajuan zaman.

Namun ketika masuk ke sekolah negeri, situasinya berbeda. Fasilitas digital dan media pembelajaran sangat terbatas. Banyak guru akhirnya mengajar dengan metode yang sama dari tahun ke tahun.

Tapi tidak dengan Pak Wanudi. Beliau tidak melihat keterbatasan sebagai penghalang, melainkan sebagai peluang untuk berkembang.

Belajar AI Secara Mandiri: YouTube, Webinar, dan Rasa Ingin Tahu Tanpa Batas

Sebelum mengikuti program pelatihan yang terstruktur, Pak Wanudi belajar teknologi secara otodidak. Ia memanfaatkan YouTube, webinar, dan forum pendidikan untuk mencari cara mengembangkan metode mengajarnya.

Hasilnya mulai terlihat. Pembelajaran di kelas menjadi lebih menarik, interaktif, dan dekat dengan dunia siswa. Namun, Pak Wanudi sadar bahwa perkembangan AI begitu cepat dan ia membutuhkan pendekatan belajar yang lebih terarah.

Masuk ke Program GARUDA: Gerbang Baru bagi ASN untuk Mengikuti Pelatihan AI Gratis

Saat mengikuti Program GARUDA, sebuah pelatihan AI gratis yang dirancang khusus untuk ASN dan tenaga pendidik, Pak Wanudi merasa seperti menemukan jalan pintas menuju dunia baru.

Di program ini, materi Training AI disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, dipenuhi contoh nyata, dan diarahkan untuk membantu guru menyelesaikan pekerjaan mereka secara lebih efisien.

Beliau mengakui bahwa program ini memberikan ilmu baru yang benar-benar relevan dengan dunia pendidikan saat ini.

“Siswa-siswa kita sudah akrab dengan AI. Kalau gurunya tidak ikut paham, lama-lama kita tertinggal,” kata Pak Wanudi

Membawa AI ke Ruang Kelas: Dari Sederhana ke Luar Biasa

Selama mengikuti Training AI di GARUDA, Pak Wanudi mempelajari berbagai penggunaan Copilot dan teknologi AI lain untuk mendukung pekerjaan sehari-hari.

Beberapa manfaat yang ia rasakan:

1. Komunikasi Lebih Cepat dengan Orang Tua

Ketika perlu membuat broadcast informasi kegiatan sekolah,   Wanudi cukup memanfaatkan Copilot untuk menyusun pesan dengan bahasa yang jelas, runtut, dan ramah. Ini menghemat waktu sekaligus meningkatkan kualitas komunikasi.

2. Materi Pembelajaran Lebih Kreatif dan Menarik

Copilot membantu beliau menemukan contoh materi yang relevan, aktivitas pembelajaran kreatif, dan ide-ide visual yang lebih mudah dipahami oleh siswa.

Hasilnya? Siswa menjadi lebih antusias dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

3. Penggunaan Papan Tulis Digital yang Terintegrasi dengan AI

  Pak Wanudi juga memadukan papan tulis digital dengan fitur-fitur AI untuk menciptakan pengalaman belajar:

  • Visual yang lebih menarik
  • Penjelasan konsep secara interaktif
  • Latihan soal yang lebih variatif

AI membuat kelas terasa lebih hidup dan lebih mudah dipahami oleh siswa yang terbiasa dengan teknologi sejak kecil.

AI Sebagai Sahabat Guru

Bagi Pak Wanudi, AI bukanlah ancaman atau sesuatu yang menakutkan. Beliau menyebut AI sebagai “sahabat dalam bekerja”, alat bantu yang membuat tugas-tugas administratif lebih ringan, menyediakan referensi pembelajaran lebih cepat, dan membantu guru tetap update dengan perkembangan dunia pendidikan. AI memang tidak sempurna, tetapi manfaatnya nyata ketika digunakan dengan bijak.

“Kita tidak harus jadi ahli teknologi untuk mulai belajar. Yang penting mau mencoba.”

Beliau menekankan bahwa program seperti GARUDA sangat penting karena memang dirancang untuk semua kalangan, termasuk ASN di bidang pendidikan yang mungkin baru pertama kali berkenalan dengan AI.

Belajar AI Itu Kebutuhan, Bukan Pilihan

AI bukan hanya tentang masa depan. AI adalah alat yang bisa membuat guru menjadi pendidik yang lebih baik hari ini. Dengan adanya Pelatihan AI Gratis seperti program GARUDA, guru dan ASN memiliki kesempatan besar untuk:

  • meningkatkan kualitas mengajar,
  • menghemat waktu kerja,
  • dan membangun pengalaman belajar yang relevan dengan generasi sekarang.

Kisah   Wanudi membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil. Dengan Training AI yang tepat, siapa pun, termasuk ASN dan guru di sekolah negeri dapat menjadi pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital.

📩 Ingin guru-guru di sekolah atau instansi Anda mengikuti Pelatihan AI Gratis?
Hubungi tim kami atau daftarkan institusi Anda melalui Program GARUDA

Find Another article

Table of Content
arrow down

Connect With Us Here

Our representative team will contact you soon
BINAR Contribution to SDG’s Impact
Promenade 20, Unit L, Jl. Bangka Raya No.20,

Kec. Mampang Prapatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12720
021 397 11642
Promenade 20, Unit L, Jl. Bangka Raya No.20,

Kec. Mampang Prapatan,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12720
021 397 11642
© 2016 - 2024, PT. Lentera Bangsa Benderang
Follow us in Social Media
Youtube IconInstagram IconFacebook  IconLinkedIn  Icon
Hi! 👋🏼  
Kamu bisa konsultasi kebutuhanmu di BINAR via WhatsApp ya