Transformasi birokrasi di era digital tidak lagi cukup dengan sistem elektronik atau aplikasi layanan publik. Tantangan yang lebih mendasar terletak pada kesiapan sumber daya manusia pemerintahan dalam memahami dan memanfaatkan teknologi baru, khususnya Artificial Intelligence (AI), secara etis, produktif, dan berdam langsung pada kualitas pelayanan publik.
Menjawab tantangan tersebut, inisiatif global Microsoft Elevate bersama BINAR melalui program nasional GARUDA AI for Microsoft Elevate kembali menghadirkan pelatihan AI bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini, pelatihan diselenggarakan secara hybrid di Kabupaten Ketapang, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai mitra pelaksana.
Tantangan Transformasi Digital di Lingkungan ASN Daerah
1️⃣ Percepatan teknologi yang tidak selalu diiringi kesiapan SDM
Perkembangan AI berlangsung sangat cepat dan memengaruhi cara kerja organisasi publik. Namun, banyak ASN belum memiliki ruang belajar yang terstruktur untuk memahami cara kerja AI dan relevansinya dengan tugas administrasi, kebijakan, maupun pelayanan publik sehari-hari.
2️⃣ Beban kerja administratif yang tinggi dan repetitif
Proses birokrasi sering kali menyita waktu ASN untuk pekerjaan manual seperti notulen rapat, laporan, atau penyusunan dokumen administrasi. Tanpa dukungan teknologi yang tepat, potensi inovasi dan pelayanan strategis menjadi terbatas.
3️⃣ Kekhawatiran bahwa AI akan menggantikan peran manusia
Masih terdapat persepsi bahwa AI akan menggantikan peran ASN. Padahal, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana AI dapat menjadi alat bantu yang memperkuat kapasitas ASN, bukan menggantikannya.
GARUDA AI untuk ASN yang Kontekstual dan Praktis
Sebagai National Implementation Partner, BINAR memimpin pelaksanaan GARUDA AI for Microsoft Elevate mulai dari pengembangan kurikulum, pelatihan fasilitator, hingga penyelenggaraan pelatihan interaktif berbasis ekosistem teknologi Microsoft.
Program ini dirancang sebagai pelatihan AI gratis bersertifikat, dengan fokus membantu ASN:
- memahami konsep dasar dan prinsip kerja AI,
- mempraktikkan penggunaan AI untuk tugas sehari-hari,
- serta mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dalam konteks pemerintahan.
Di Kabupaten Ketapang, pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 100 ASN lintas instansi, mencerminkan antusiasme dan kebutuhan nyata terhadap peningkatan literasi AI di tingkat daerah.
Learning Journey GARUDA AI for ASN Ketapang
1️⃣ Membangun Pemahaman AI dalam Konteks Pemerintahan
Sesi awal pelatihan difokuskan pada pengenalan AI yang relevan dengan sektor publik. ASN diajak memahami:
- apa itu AI dan generative AI,
- bagaimana AI bekerja,
- serta contoh penerapannya di birokrasi dan layanan publik.
Pendekatan ini membantu peserta melihat AI bukan sebagai teknologi abstrak, melainkan sebagai alat bantu kerja yang nyata dan aplikatif.
2️⃣ Modul Unggulan: Potensi Generative AI di Sektor Publik
Salah satu modul yang paling diminati adalah “Potensi Generative AI di Sektor Publik”, yang memperkenalkan berbagai use case nyata, antara lain:
- Otomasi notulen dan laporan untuk merangkum rapat dan kegiatan secara cepat dan akurat.
- Penyusunan telaahan staf otomatis sesuai standar administrasi pemerintahan.
- Pembuatan video sosialisasi dan edukasi publik dalam waktu singkat.
- Pengembangan chatbot pelayanan publik yang dapat melayani masyarakat 24/7.
- Analisis kebijakan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran.
Melalui praktik langsung, peserta tidak hanya memahami apa yang bisa dilakukan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab.
“AI bukan untuk menggantikan peran ASN, melainkan untuk memperkuat kapasitas mereka agar lebih produktif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan zaman.”
— Devy Harinda, S.STP., M.E., Asisten Administrasi Bidang Umum Pemerintah Kabupaten Ketapang
Metode Pembelajaran BINAR: AI Literacy yang Aplikatif
BINAR percaya bahwa pelatihan AI untuk sektor publik harus bersifat praktis, kontekstual, dan etis. Oleh karena itu, setiap sesi dirancang:
- berbasis studi kasus pemerintahan,
- menggunakan tools berbasis teknologi Microsoft,
- serta mendorong diskusi kritis tentang dam dan batasan penggunaan AI.
Pendekatan ini memastikan bahwa AI dipahami sebagai enabler reformasi birokrasi, bukan sekadar tren teknologi.
Hasil & Insight Pelatihan ASN Ketapang
Pelatihan ini menghasilkan dam pembelajaran yang nyata:
- ASN memahami potensi AI untuk menyederhanakan pekerjaan administratif.
- Peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan tools AI untuk mendukung tugas sehari-hari.
- Terbangun kesadaran kolektif bahwa inovasi birokrasi dimulai dari peningkatan kapasitas manusia.
Lebih dari sekadar webinar, program ini menjadi ruang belajar bersama untuk membangun mindset birokrasi digital yang adaptif dan kolaboratif.
Dam untuk Pemerintah Kabupaten Ketapang
Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang strategis bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat kesiapan ASN menghadapi transformasi digital. Melalui GARUDA AI for Microsoft Elevate, pemerintah daerah berhasil:
- meningkatkan literasi AI ASN lintas instansi,
- mendorong budaya kerja yang lebih efisien dan inovatif,
- serta memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
BINAR, Microsoft Elevate, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang se at bahwa birokrasi digital yang kuat dibangun dari ASN yang memahami teknologi dan dam nya bagi masyarakat.
Pelatihan AI ASN Ketapang ini membuktikan bahwa transformasi digital sektor publik dapat dimulai dari penguatan kapasitas manusia. Ketika ASN memahami AI dan mampu memanfaatkannya secara tepat, pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
📩 Ingin menghadirkan pelatihan AI untuk ASN di daerah Anda?
👉 Konsultasi gratis bersama BINAR melalui www.binar.co.id
Transformasi birokrasi di era digital tidak lagi cukup dengan sistem elektronik atau aplikasi layanan publik. Tantangan yang lebih mendasar terletak pada kesiapan sumber daya manusia pemerintahan dalam memahami dan memanfaatkan teknologi baru, khususnya Artificial Intelligence (AI), secara etis, produktif, dan berdam langsung pada kualitas pelayanan publik.
Menjawab tantangan tersebut, inisiatif global Microsoft Elevate bersama BINAR melalui program nasional GARUDA AI for Microsoft Elevate kembali menghadirkan pelatihan AI bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kali ini, pelatihan diselenggarakan secara hybrid di Kabupaten Ketapang, dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Ketapang sebagai mitra pelaksana.
Tantangan Transformasi Digital di Lingkungan ASN Daerah
1️⃣ Percepatan teknologi yang tidak selalu diiringi kesiapan SDM
Perkembangan AI berlangsung sangat cepat dan memengaruhi cara kerja organisasi publik. Namun, banyak ASN belum memiliki ruang belajar yang terstruktur untuk memahami cara kerja AI dan relevansinya dengan tugas administrasi, kebijakan, maupun pelayanan publik sehari-hari.
2️⃣ Beban kerja administratif yang tinggi dan repetitif
Proses birokrasi sering kali menyita waktu ASN untuk pekerjaan manual seperti notulen rapat, laporan, atau penyusunan dokumen administrasi. Tanpa dukungan teknologi yang tepat, potensi inovasi dan pelayanan strategis menjadi terbatas.
3️⃣ Kekhawatiran bahwa AI akan menggantikan peran manusia
Masih terdapat persepsi bahwa AI akan menggantikan peran ASN. Padahal, tantangan sesungguhnya adalah bagaimana AI dapat menjadi alat bantu yang memperkuat kapasitas ASN, bukan menggantikannya.
GARUDA AI untuk ASN yang Kontekstual dan Praktis
Sebagai National Implementation Partner, BINAR memimpin pelaksanaan GARUDA AI for Microsoft Elevate mulai dari pengembangan kurikulum, pelatihan fasilitator, hingga penyelenggaraan pelatihan interaktif berbasis ekosistem teknologi Microsoft.
Program ini dirancang sebagai pelatihan AI gratis bersertifikat, dengan fokus membantu ASN:
- memahami konsep dasar dan prinsip kerja AI,
- mempraktikkan penggunaan AI untuk tugas sehari-hari,
- serta mengintegrasikan AI secara bertanggung jawab dalam konteks pemerintahan.
Di Kabupaten Ketapang, pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 100 ASN lintas instansi, mencerminkan antusiasme dan kebutuhan nyata terhadap peningkatan literasi AI di tingkat daerah.
Learning Journey GARUDA AI for ASN Ketapang
1️⃣ Membangun Pemahaman AI dalam Konteks Pemerintahan
Sesi awal pelatihan difokuskan pada pengenalan AI yang relevan dengan sektor publik. ASN diajak memahami:
- apa itu AI dan generative AI,
- bagaimana AI bekerja,
- serta contoh penerapannya di birokrasi dan layanan publik.
Pendekatan ini membantu peserta melihat AI bukan sebagai teknologi abstrak, melainkan sebagai alat bantu kerja yang nyata dan aplikatif.
2️⃣ Modul Unggulan: Potensi Generative AI di Sektor Publik
Salah satu modul yang paling diminati adalah “Potensi Generative AI di Sektor Publik”, yang memperkenalkan berbagai use case nyata, antara lain:
- Otomasi notulen dan laporan untuk merangkum rapat dan kegiatan secara cepat dan akurat.
- Penyusunan telaahan staf otomatis sesuai standar administrasi pemerintahan.
- Pembuatan video sosialisasi dan edukasi publik dalam waktu singkat.
- Pengembangan chatbot pelayanan publik yang dapat melayani masyarakat 24/7.
- Analisis kebijakan berbasis data untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat sasaran.
Melalui praktik langsung, peserta tidak hanya memahami apa yang bisa dilakukan AI, tetapi juga bagaimana menggunakannya secara bertanggung jawab.
“AI bukan untuk menggantikan peran ASN, melainkan untuk memperkuat kapasitas mereka agar lebih produktif, inovatif, dan relevan dengan tuntutan zaman.”
— Devy Harinda, S.STP., M.E., Asisten Administrasi Bidang Umum Pemerintah Kabupaten Ketapang
Metode Pembelajaran BINAR: AI Literacy yang Aplikatif
BINAR percaya bahwa pelatihan AI untuk sektor publik harus bersifat praktis, kontekstual, dan etis. Oleh karena itu, setiap sesi dirancang:
- berbasis studi kasus pemerintahan,
- menggunakan tools berbasis teknologi Microsoft,
- serta mendorong diskusi kritis tentang dam dan batasan penggunaan AI.
Pendekatan ini memastikan bahwa AI dipahami sebagai enabler reformasi birokrasi, bukan sekadar tren teknologi.
Hasil & Insight Pelatihan ASN Ketapang
Pelatihan ini menghasilkan dam pembelajaran yang nyata:
- ASN memahami potensi AI untuk menyederhanakan pekerjaan administratif.
- Peserta menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menggunakan tools AI untuk mendukung tugas sehari-hari.
- Terbangun kesadaran kolektif bahwa inovasi birokrasi dimulai dari peningkatan kapasitas manusia.
Lebih dari sekadar webinar, program ini menjadi ruang belajar bersama untuk membangun mindset birokrasi digital yang adaptif dan kolaboratif.
Dam untuk Pemerintah Kabupaten Ketapang
Kolaborasi ini menjadi langkah awal yang strategis bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang dalam memperkuat kesiapan ASN menghadapi transformasi digital. Melalui GARUDA AI for Microsoft Elevate, pemerintah daerah berhasil:
- meningkatkan literasi AI ASN lintas instansi,
- mendorong budaya kerja yang lebih efisien dan inovatif,
- serta memperkuat kualitas pelayanan publik berbasis teknologi.
BINAR, Microsoft Elevate, dan Pemerintah Kabupaten Ketapang se at bahwa birokrasi digital yang kuat dibangun dari ASN yang memahami teknologi dan dam nya bagi masyarakat.
Pelatihan AI ASN Ketapang ini membuktikan bahwa transformasi digital sektor publik dapat dimulai dari penguatan kapasitas manusia. Ketika ASN memahami AI dan mampu memanfaatkannya secara tepat, pelayanan publik menjadi lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
📩 Ingin menghadirkan pelatihan AI untuk ASN di daerah Anda?
👉 Konsultasi gratis bersama BINAR melalui www.binar.co.id






.png)




