ASN Bogor Go Digital Lewat Workshop Software Development BINAR

Modified date:
29 May 2026
Published date:
29 May 2026
  • 3 Hari
    Workshop Intensif
  • 100%
    Aplikasi Berhasil Deploy
  • Real Time
    Layanan Lebih Cepat
Service used
Capacity Building
Industry
Pemerintah
Company size
Regional
Challenge
Proses layanan manual dan keterbatasan skill digital menghambat percepatan pelayanan publik.
Solution
BINAR menghadirkan workshop software development berbasis praktik untuk membantu ASN membangun aplikasi layanan publik digital mulai dari penyusunan PRD, integrasi database, hingga deployment aplikasi secara langsung.

Transformasi digital tidak selalu harus dimulai dari kementerian atau lembaga pusat. Di tingkat kecamatan, perubahan juga bisa dimulai dari kebutuhan pelayanan sehari hari yang lebih cepat, rapi, dan mudah diakses masyarakat.

Melalui kolaborasi antara Diskominfo Kabupaten Bogor dan BINAR, ASN Kecamatan Kabupaten Bogor mengikuti Workshop Software Development selama 3 hari atau 24 jam pembelajaran intensif. Program ini dirancang untuk membantu ASN memahami cara kerja pengembangan layanan digital secara lebih praktis dan aplikatif.

Peserta tidak hanya mempelajari konsep dasar pengembangan produk digital, tetapi juga langsung mencoba membangun prototype aplikasi layanan publik. Mulai dari menyusun kebutuhan layanan, mengelola data, hingga menjalankan aplikasi yang dapat diuji secara langsung.

Program ini juga menjadi contoh bagaimana pelatihan corporate training berbasis praktik dapat diterapkan untuk mendukung transformasi digital di sektor pemerintahan.

Tantangan

Proses administrasi masih dilakukan secara manual

Sebagian besar proses pelayanan di tingkat kecamatan masih bergantung pada dokumen fisik dan pencatatan manual. Kondisi ini membuat proses administrasi memakan waktu lebih lama, data sulit ditelusuri, dan respons terhadap kebutuhan masyarakat menjadi kurang optimal.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang lebih cepat terus meningkat sehingga instansi perlu mulai mempertimbangkan penggunaan sistem digital yang lebih terintegrasi.

ASN belum terbiasa dengan pengembangan teknologi digital

Banyak peserta belum memiliki pengalaman di bidang coding maupun software development. Akibatnya, digitalisasi sering dipandang sebagai proses yang rumit dan membutuhkan kemampuan teknis khusus.

Melalui pendekatan belajar yang lebih praktis, peserta mulai memahami bahwa pengembangan solusi digital dapat dipelajari secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan pelayanan publik.

Pelatihan digital sering berhenti di level teori

Tidak sedikit program pelatihan yang hanya berfokus pada sosialisasi atau pengenalan konsep. Padahal, instansi membutuhkan pendekatan yang lebih praktis agar peserta dapat langsung memahami penerapannya dalam pekerjaan sehari hari.

Karena itu, metode pembelajaran berbasis proyek menjadi penting agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga melihat langsung hasil implementasinya.

Solusi dari BINAR

BINAR Capacity Building merancang workshop berbasis praktik agar peserta dapat belajar melalui simulasi dan pengerjaan proyek secara langsung.

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan pelatihan digital untuk ASN yang lebih aplikatif dan relevan dengan tantangan kerja di lapangan.

Hari Pertama: Memahami Kebutuhan Layanan

Peserta mulai menyusun Product Requirement Document (PRD) sederhana untuk memetakan kebutuhan masyarakat, alur pelayanan, dan kendala yang sering ditemui di lapangan. Pada tahap ini, ASN diajak melihat pelayanan dari sudut pandang pengguna layanan.

Hari Kedua: Membangun Sistem dan Pengelolaan Data

Peserta mempelajari cara membuat formulir digital yang terhubung dengan database sehingga proses input dan pengelolaan data dapat dilakukan lebih terstruktur.

Pendekatan ini membantu ASN memahami bahwa digitalisasi dapat dimulai dari tools yang sederhana namun relevan dengan kebutuhan kerja.

Hari Ketiga: Automasi dan Deployment Aplikasi

Peserta mencoba mengembangkan fitur notifikasi otomatis dan menjalankan aplikasi yang telah dibuat agar dapat diuji secara langsung.

Proses ini membantu peserta memahami alur pengembangan layanan digital secara end to end, dari perencanaan hingga implementasi.

Hasil dan Insight

Seluruh peserta berhasil menghasilkan prototype aplikasi digital versi awal yang dapat digunakan sebagai simulasi layanan publik. Peserta juga mulai merasakan perbedaan proses kerja antara sistem manual dan sistem digital, terutama dalam pengelolaan data dan kecepatan akses informasi.

Selain itu, workshop ini menunjukkan bahwa peningkatan literasi digital ASN dapat dilakukan melalui pendekatan yang lebih praktis dan kontekstual. Dengan metode pembelajaran berbasis proyek, peserta menjadi lebih percaya diri untuk mencoba solusi digital meskipun tidak memiliki latar belakang IT.

Program ini juga memperlihatkan bahwa transformasi digital di pemerintahan daerah dapat dimulai dari langkah langkah sederhana yang dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari hari.

Bagi institusi yang ingin mempercepat adaptasi teknologi di lingkungan kerja, pendekatan learning journey berbasis praktik dapat membantu peserta belajar secara lebih terstruktur dan mudah diterapkan.

Ingin menghadirkan program pengembangan digital untuk instansi Anda?

BINAR Capacity Building membantu perusahaan dan institusi merancang pelatihan berbasis praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi dan kesiapan peserta. Pelajari juga berbagai program capacity building untuk mendukung pengembangan skill digital di lingkungan kerja.

Lihat Dampak Transformasi Digital dari BINAR

dipercaya oleh +1.000 klien yang puas dan terkesan

Pencapaian bank Mandiri dipengaruhi dengan jajaran saya yang secara aktif dapat mengimplementasikan strategi transformasi digital, sehingga salah satu upaya adalah memperkerjakan talenta digital.

Yenni Alemina
Dean of Digital Banking and IT Academy, Bank Mandiri
Mandiri

I am delighted to have such a durable strategic partnership with Binar to generate a comprehensive bootcamp program to prepare students from various backgrounds to become professional programmers.

Irliany
Program Associate - Glints
Glints

SYNRGY Academy and Binar Academy have developed a great partnership in our initiative to support Indonesia’s digital economy by creating world class IT Talents. Binar Academy is full of bright and talented people!

Adi Prasetyo
Senior Vice President - Bank Central Asia
BCA

Binar adalah wadah yang tepat untuk improve digital skill bagi perusahaan yang sedang bertransformasi, ekosistem pembelajarannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dilengkapi dengan service yang cekatan, tepat dan fleksibel.

Aditya Darma Priatna
Project Manager Program Telkom Athon - Telkom Indonesia
Telkom

Kami mendapatkan knowledge yang luar biasa dalam mengembangkan produk digital, mulai dari design thinking hingga melakukan eksekusi yang terukur.

P. Lukito Effendi
Priority Account Executive - PT PLN (Persero)
PLN